Review Spesifikasi Vivo V7 Plus
3:36 PM
Add Comment
Vivo V7 Plus. Produsen smartphone Vivo kembali merilis smartphone
terbarunya yang merupakan penerus dari Vivo V7. Smartphone ini memiliki
segudang kelebihan, yang tentunya akan menjadi nilai tambah buat ponsel ini.
Layar ponsel ini pun sudah mengusung rasio 18:9, sebagaimana rasio layar yang
digunakan oleh Samsung Galaxy S8 series dan LG G6.
Tidak hanya itu, kamera ponsel ini
juga memiliki resolusi yang tergolong sangat tinggi. Untuk kamera belakang,
ponsel ini menyematkan lensa beresolusi 16MP, dan untuk kamera depan 24MP. Vivo
kelihatan jelas selalu memegang teguh tagline mereka, “Camera & Music”.
Jadi tidak heran jika produsen ini seringkali mengeluarkan ponsel dengan
spesifikasi kamera yang tinggi.
Desain
Vivo V7 Plus
Secara keseluruhan, desain ponsel
ini memang tidak memiliki banyak perbedaan dibandingkan dengan ponsel Vivo
kebanyakan. Hanya saja, berkat penggunaan layar dengan rasio 18:9, membuat
ponsel ini kelihatan lebih memanjang dan lebih kurus. Rasio layar seperti ini
memang masih tergolong baru, namun diprediksi akan semakin diminati vendor
lain.
Satu hal yang paling berbeda dengan
ponsel besutan Vivo lainnya adalah penempatan sensor fingerprint. Jika biasanya
Vivo menempatkan sensor fingerprint di depan dan berbarengan dengan tombol
home, maka kali ini Vivo mengemasnya dan menempatkanya di belakang. Hal ini
dimaksudkan untuk mempertipis bezel pada bagian depan ponsel.
Desain depan ponsel ini nampak rapi
dan bersih tanpa kehadiran tombol fisik apapun. Tombol home, recent apps, dan
back ditempatkan di layar sebagaimana para rivalnya. Bezel yang sangat tipis di
bagian kiri dan kanan menambah kesan premium ponsel ini. Khusus untuk warna
hitam, bezel tersebut bahkan hampir tidak kelihatan.
Pada bagian depan atas, kita akan
menemui lensa kamera depan sebesar 24MP, ditemani dengan speaker telepon,
sensor cahaya, dan sensor face recognition. Sementara pada bagian belakang,
terdapat lensa kamera belakang dengan resolusi 16MP ditemani dual LED Flash.
Sedikit kebawah terdapat sensor fingerprint dengan desain mengotak yang dikelir
dengan metal berwarna gold. Dibawahnya terpampang dengan jelas logo VIVO.
Pada bagian kanan ponsel, terdapat
tombol power dan volume up down yang ditempatkan berdekatan. Sedangkan pada
bagian kiri hanya terdapat SIM tray yang diposisikan agak ke atas. Pada bagian
atas, hanya terdapat activated noise cancellation mic. Speaker, port Micro USB
2.0, microphone, dan port jack audio 3.5mm ditempatkan pada bagian bawah.
Layar
Dan Tampilan Antarmuka Vivo V7 Plus
Trend ponsel dengan rasio layar 18:9
memang telah dimulai. Sejak Samsung menabuh genderang perubahan, tidak lama
kemudian LG mengikuti jejaknya dengan memperkenalkan LG G6 yang memiliki rasio
layar yang sama. Rasio layar ini jugalah yang diadopsi oleh Vivo V7 Plus.
Ponsel ini dibekali dengan layar
yang lumayan lebar dan masuk kategori phablet, yakni 6 inchi. Walaupun terkesan
lebar dan bongsor, namun layar tersebut masih sangat enak dipandang berkat
penggunaan resolusi Full HD 1440 x 720 piksel. Keindahan layarnya semakin
sempurna dengan bezel yang sangat tipis pada bagian kiri dan kanan.
Walaupun memiliki layar selebar 6
inchi, namun dimensi keseluruhan dari ponsel ini tidak lebih lebar dari ponsel
dengan layar 5.5 inchi yang memiliki bezel normal pada umumnya. Tidak heran
memang karena ponsel ini memiliki perbandingan body to ratio 84.4%. Layar
ponsel ini sudah menggunakan pelindung Corning Gorilla Glass 4, sehingga
pengguna tidak perlu khawatir layar ponselnya tergores oleh benda – benda
tajam.
Walaupun belum menggunakan layar
dengan tipe rounded corner seperti LG G6 atau tipe Edge seperti Samsung Galaxy
S8 series, namun ponsel ini sudah mengadopsi layar 2.5D yang membuatnya
kelihatan melengkung pada bagian pinggir layar. Hal ini wajar saja karena
ponsel ini memang tidak sekelas dengan ponsel diatas tadi dan dibanderol dengan
harga yang jauh lebih murah.
Berbicara mengenai tampilan, maka
seperti biasanya Vivo selalu setia menggunakan Funtouch OS 3.2 sebagai tampilan
antarmuka smartphone besutannya. Funtouch OS ini merupakan tampilan dengan
based Android yang dimodifikasi oleh Vivo, untuk memaksimalkan fitur – fitur
dan teknologi terbarunya.
Tampilan Funtouch OS ini memang
tidak semenarik Colors OS milik Oppo dan MIUI milik Xiaomi. Namun, tampilan
yang simpel dan tanpa app drawer, membuat UI ini bisa meminimalisir penggunaan
daya dan menghemat RAM. Tidak bisa dipungkiri jika hal ini tentu akan
meningkatkan performa smartphone.
Software
Dan Hardware Vivo V7 Plus
Beralih mengenai dapur pacu dari
processor yang digunakan, ponsel ini memang terbilang sangat inferior. Ponsel
ini hanya menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 450. Processor ini sudah
tergolong jadul dan sudah Qualcomm sendiri sudah banyak melakukan update sampai
Snapdragon 835.
Chipset dengan 8 inti (Octa-Core)
yang dipakai adalah Cortex A-53 dengan clockspeed 1.8 GHz. Tidak bisa
dipungkiri, jika chipset ini memang bukanlah chipset berkelas tinggi. Untungnya
Vivo pintar menyiasati segala kekurangan tersebut dengan penggunaan RAM 4GB dan
memori internal sebesar 64GB, yang masih bisa diperbesar dengan penggunaan
Micro SD hingga 256GB.
Kapasitas RAM 4GB dipastikan bisa
menjalankan aplikasi dan multitasking dengan baik dan lancar. Penggunaan
chipset yang tergolong rendah juga akan memaksimalkan penggunaan RAM. Konsumsi
daya yang lebih hemat juga bisa dimaksimalkan berkat penggunaan chipset rendah
yang digunakan.
Untuk sektor pengolah grafis, Vivo
menggunakan GPU Adreno 506 yang memang terbilang bagus dalam mengolah grafis.
Bisa dipastikan, ponsel ini akan sanggup melibas game – game 3D berat tanpa
mengalami lag yang berarti. Versi Android yang digunakan juga sudah mengusung
Android 7.1 Nougat.
Tidak seperti ponsel kebanyakan
lainnya, ponsel ini sudah dilengkapi 2 slot SIM dan 1 slot Micro SD yang
terpisah. Jadi, pengguna tidak perlu mengorbankan slot SIM 2 untuk menggunakan Micro
SD. Pengguna akan bisa menggunakan 2 kartu SIM sekaligus dengan Micro SD.
Ponsel ini juga sudah mengusung konektivitas 4G LTE yang akan memberikan
pengalaman berinternet yang lebih cepat.
Hi-Fi,
Smart Split 3.0, Dan App Clone
Selain kamera, satu hal yang paling
diunggulkan ponsel ini adalah kualitas suara speaker. Untuk kualitas suara,
ponsel ini menggunakan chip audio AK4367A. Vivo mengklaim jika chip ini mampu
mengeluarkan suara dengan kualitas Hi-Fi. Mendengarkan musik dan bermain game
tentu akan menjadi hal yang menyenangkan dari ponsel ini. Dengan catatan,
menggunakan speaker bawaan dan bukan memakai handset.
Ponsel ini juga memiliki fitur smart
split 3.0, yang akan memungkinkan pengguna untuk membuka 2 aplikasi sekaligus.
Fitur ini mampu menampilkan 2 aplikasi dalam keadaan terbuka dalam satu layar.
Misalnya ketika menonton video dan ada sms masuk, maka sms masuk tersebut bisa
dibuka langsung tanpa harus menutup pemutar video yang sedang berjalan.
Lalu ada juga fitur App Clone yang
terbilang sangat canggih. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengkloning sebuah
aplikasi dan menggunakannya dengan akun yang berbeda. Fitur ini sudah terlebih
dahulu dimiliki oleh Xiaomi, yang disebut dengan fitur dual apps.
Baterai
Vivo V7 Plus
Smartphone terbaru Vivo ini sudah
menggunakan baterai yang tergolong besar, yakni 3.225 mAh non-removable.
Baterai jenis ini tidak memungkinkan pengguna untuk membuka baterai dengan
sembarangan, sehingga akan lebih aman. Kabar buruknya, pengguna tidak akan bisa
mengganti baterai sendiri dan harus membawanya ke tempat service yang akan
memakan biaya.
Baterai yang besar ini akan semakin
maksimal berkat penggunaan chipset lawas dari Qualcomm. Baterai dengan
kapasitas 3.225 mAh sudah lebih dari cukup untuk Chipset Qualcomm Snapdragon
450. Belum lagi penggunaan Funtouch OS yang hemat daya, akan semakin memperpanjang
penggunaan baterai. Disinilah letak kelihaian Vivo dalam mengemas ponsel.
Tidak main – main, Vivo juga sudah
menyematkan fitur fast charging pada ponsel terbarunya ini. Fitur tersebut
memang sudah seharusnya hadir pada ponsel sekelasnya. Ditambah lagi dengan
baterai besar, tentu dibutuhkan pengisian daya yang lebih cepat agar pengguna
tidak terlalu bosan menunggu saat ponsel dicharger.
Port pengisian daya yang digunakan
juga masih type Micro USB 2.0. Di saat vendor lain sudah beralih dan mulai
menggunakan Micro USB Type-C yang lebih bagus, Vivo masih menggunakan versi
lawas. Melihat harganya yang tidak terlalu murah juga sangat disayangkan dengan
penggunaan model lawas demikian.
Kamera
Dan Video Vivo V7 Plus
Jika melihat resolusi lensa dari
kamera belakang yang digunakan Vivo memang tidak ada yang istimewa. Smartphone
dengan penggunaan kamera dengan resolusi 16MP juga sudah pernah dikeluarkan
oleh Vivo, yakni Vivo V5 Plus. Kamera belakang ponsel ini diklaim sanggup
menangkap gambar dengan kualitas yang tidak lebih buruk dari kamera sekelas
DSLR.
Hal menakjubkan akan terlihat saat
kita beralih pada sektor kamera depan. Sektor inilah yang paling diunggulkan
oleh ponsel terbaru Vivo ini. Mengusung kamera dengan resolusi 24MP, kualitas
gambar yang dihasilkan tentu tidak akan main – main. Kedua kamera ponsel ini
sudah menggunakan bukaan lensa dengan aperture f/2.0 dan fitur PDAF yang
sanggup mengunci fokus dengan lebih cepat.
Untuk melengkapi kesempurnaan kamera
depan, Vivo juga menyematkan fitur Face Beauty 7.0 yang akan menjadikan foto
selfie terlihat natural dan detail. Tidak hanya sampai disitu, ada juga fitur
Moonlight Camera yang akan memaksimalkan detail foto pada saat kondisi cahaya
kurang.
Ponsel Vivo “V” series memang selalu
mengandalkan kualitas kamera yang mumpuni terlebih kamera selfienya. Tidak
ingin beralih dari pemahaman tersebut, Vivo pun kembali menyematkan resolusi
kamera yang sangat tinggi pada ponsel terbarunya ini.
Beralih ke sektor perekaman video,
ponsel ini sudah mampu merekam video hingga resolusi Full HD 1080p@30fps.
Pengguna juga tidak perlu khawatir jika harus merekam video pada kondisi kurang
cahaya. Ponsel ini akan tetap sanggup merekan video dengan detail yang bagus
berkat penggunaan dual LED flash pada kamera belakang dan fitur Moonlight pada
kamera depan.
Harga
Dan Kesimpulan
Dibanderol dengan harga sekitar Rp
4.5 Jutaan, ponsel ini memang bukanlah ponsel yang murah. Namun, jika melihat
penggunaan RAM 4GB dan memori internal 64GB, maka ponsel ini akan sangat
valuable untuk dibeli. Ponsel ini akan sanggup membuka aplikasi dan
multitastking dengan lancar tanpa harus terkendala lag.
Para pecinta foto selfie juga akan
sangat bisa dipuaskan oleh kamera depannya yang beresolusi 24MP, ditambah lagi
dengan fitur – fitur mumpuni dari Vivo V7 Plus. Kapasitas baterai yang besar
juga menjadi nilai plus buat ponsel ini. Untuk para penggila game dan musik,
ponsel ini juga sangat cocok untuk dipinang, karena sudah menggunakan GPU Adreno
506 dan kualitas speaker yang mumpuni.
Namun, jika anda mengharapkan
chipset dengan performa tinggi, maka Vivo V7 Plus ini tentu tidak akan bisa
memenuhi keinginan anda. Chipset Qualcomm Snapdragon 450 yang digunakan tentu
akan terasa sangat inferior jika dibandingkan dengan ponsel dari vendor lain.
Minus lain dari ponsel ini adalah
absennya fitur fast charging yang saat ini sudah banyak digunakan pada ponsel
terbaru, bahkan pada kelas low-end. Apakah ponsel ini layak untuk anda pinang?,
semuanya tergantung pilihan anda. Jika anda pecinta foto selfie, maka ponsel
ini lebih dari layak, namun bila anda menginginkan performa chipset yang
tinggi, maka ponsel ini tidak mampu menjawab keinginan anda, Sekian Dan Terimakasih.


0 Response to "Review Spesifikasi Vivo V7 Plus"
Post a Comment